Reply: Shining Morning, Tyto …

Posted in Aku, Tentang Kawan on November 3, 2009 by frozenflare
Yang mencetuskan statement itu si Gila Nietzsche lho, yang konsistensinya adalah inkonsisten terhadap segala nilai yang mengikat. Dan, itu hanya metafor, analogi. Tidak bisa ditelan mentah, bahwa dinamit adalah benda mati. Tapi, yang Nietzsche tau, bahwa dia selalu berusaha meresahkan orang lain hingga nihilisme tumbuh, dan tak satu dogma pun yang ia pegang..
Paragraf pertama tadi cuma nyeritain tentang Nietzsche, jadi jangan dikaitkan sama saya. Kalo saya, cuma mengambil pelajaran dan mencoba memberikan pelajaran melalui ekperimen yang radikal (ups, hati-hati menafsirkan ini). Ada satu kecacatan dalam manusia dalam mencitrakan dan mempersepsikan kebendaan, itu adalah hipotesis yang sedang saya uji, Saat itu terbukti, mungkin pencerahan baru buat diri saya sendiri bisa terbit.

Then, sun still shining, and the world will never the same.

(dan manusia ini memang tidak bisa ditebak. dinamikanya yang meledak-ledak. selalu ada sesuatu dibalik sesuatu. meresahkan, mendebarkan, menyegarkan, menyenangkan. dilematika yang membuat hari berwarna. meski tak pula kusuka, jika hidup ini terlalu penuh warna, yang akhirnya hanya akan nampak sama.)

Edelweiss

Posted in Aku, Proyek Ekologi, Sedikit Cerita on November 3, 2009 by frozenflare

Edelweiss, Edelweiss
Every morning you greet me
Small and white, clean and bright
You look happy to meet me

Blossom of snow may you bloom and grow
Bloom and grow forever

Edelweiss, Edelweiss
Bless my homeland forever

 

(Wishing the best for my Batur’s Edelweiss)

Shining Morning, Tyto …

Posted in Aku, Tentang Kawan on November 3, 2009 by frozenflare

Somehow, I feel it’s just like I’m going to understand why at first people thought Mohammad was mad, Einstein was a sick man, and Soekarno was just a big mouth bastard. Doubt and worry. Fill the sky just like the hurricane in hurry.

Tyto, being a dynamit is neither everything nor nothing, I know. But you are living a more valuable life than just to be a dynamit. You should be more than it.

However, just do anything as your pleased. It’s you anyway.

Just, I have to ensure you that you are just a little spot arrounded by people and universe.

(copied from an e-mail I’ve sent to Tyto alba)

Episode 24

Posted in Dunia Sastra on November 3, 2009 by frozenflare

“Aku bukanlah seorang manusia, melainkan sebuah dinamit. Meresahkan orang lain adalah tugasku” (Nietzsche)

namun bahkan ia lebih baik dari kami.
perusuh sekali jalan lalu pergi.
namun bahkan ia lebih baik dari kami.
resahkan sekali, lalu mati.
namun bahkan ia lebih baik dari kami.
hancur tanpa sempat nodai diri.

Episode 23

Posted in Aku, Dunia Sastra on November 3, 2009 by frozenflare

Terhempas, namamu

Terhapus, jejakmu

Dalam hati yang mengharu

Dalam laut yang membiru

IMG_2505

Episode 22

Posted in Dunia Sastra on November 2, 2009 by frozenflare

pada tuan yang teramat ingin mencinta dengan sederhana.

benar-benar tak bisakah tuan mencinta dengan sederhana?

hingga tuan teramat sangat menginginkannya?

cinta kayu pada apinya?

cinta awan pada hujannya?

yang tak sempat terucapkan?

yang tak kuasa tersampaikan?

setakbisa itu kah tuan?

karena yang ku tahu, tuan hanya akan meminta apa yang tuan tak punya.

memohon atas apa yang pada diri tuan ia tak ada.

mengharap atas apa yang hanya bisa tuan sampaikan dalam do’a.

ialah do’a tuan untuk bisa mencinta dengan sederhana.

Episode 21

Posted in Dunia Sastra on November 2, 2009 by frozenflare

Wanita bercadar langit gemintang

Tawa mentari, senyum sabit rembulan

Ternoda terluka, dalam kebohongan

Lenyap tertelan takdir nan malang