Episode 18

Sedang mentari, menjelma sepi

Sedang pelangi, menjelma sunyi

Rintik yang kini beranjak pergi

Sisakan gemuruh perusuh hati

 

“dan sekali lagi kau hanya terpana”

“ditelan duka senyap nuansa”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: