Reply: Shining Morning, Tyto …

Yang mencetuskan statement itu si Gila Nietzsche lho, yang konsistensinya adalah inkonsisten terhadap segala nilai yang mengikat. Dan, itu hanya metafor, analogi. Tidak bisa ditelan mentah, bahwa dinamit adalah benda mati. Tapi, yang Nietzsche tau, bahwa dia selalu berusaha meresahkan orang lain hingga nihilisme tumbuh, dan tak satu dogma pun yang ia pegang..
Paragraf pertama tadi cuma nyeritain tentang Nietzsche, jadi jangan dikaitkan sama saya. Kalo saya, cuma mengambil pelajaran dan mencoba memberikan pelajaran melalui ekperimen yang radikal (ups, hati-hati menafsirkan ini). Ada satu kecacatan dalam manusia dalam mencitrakan dan mempersepsikan kebendaan, itu adalah hipotesis yang sedang saya uji, Saat itu terbukti, mungkin pencerahan baru buat diri saya sendiri bisa terbit.

Then, sun still shining, and the world will never the same.

(dan manusia ini memang tidak bisa ditebak. dinamikanya yang meledak-ledak. selalu ada sesuatu dibalik sesuatu. meresahkan, mendebarkan, menyegarkan, menyenangkan. dilematika yang membuat hari berwarna. meski tak pula kusuka, jika hidup ini terlalu penuh warna, yang akhirnya hanya akan nampak sama.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: