Ranah Tak Bertuan

Jiwa2 dan segala yang ada, tentulah bertuan, tentulah ada yang punya.

Karena itulah, ranah tak bertuan … tentu tiada adanya.

Dan akupun bertuan, kawan.

Meski tak jua ia mampu kutemukan.

Tuanku setelah Tuhan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: